Kenapa Listening Bahasa Inggris Lebih Sulit dari Speaking?

 

Kenapa Listening Bahasa Inggris Lebih Sulit dari Speaking?

Banyak pelajar Bahasa Inggris merasa lebih mudah berbicara (speaking) daripada memahami percakapan orang lain (listening). Padahal, keduanya sama-sama penting dan saling berkaitan. Lalu, kenapa listening sering terasa lebih sulit?

Jawabannya bukan karena kamu kurang pintar, tapi karena listening memang punya tantangan tersendiri. Yuk, kita bahas alasannya satu per satu.

1. Penutur Asli Berbicara Terlalu Cepat

Salah satu keluhan paling umum adalah tempo bicara native speaker yang terdengar sangat cepat.

Faktanya:

  • Mereka jarang berbicara kata per kata

  • Banyak kata diucapkan secara menyambung

  • Beberapa bunyi huruf jadi tidak terdengar jelas

Ini membuat telinga kita yang belum terbiasa jadi kaget dan sulit menangkap makna.

2. Pengucapan Berbeda dengan yang Dipelajari

Saat belajar di sekolah atau buku, kita sering belajar kata secara terpisah. Tapi dalam percakapan nyata, pengucapannya bisa berubah.

Contoh:

  • going togonna

  • want towanna

Kalau belum terbiasa, kata-kata ini terdengar seperti bunyi baru yang asing.

3. Vocabulary yang Belum Familiar

Saat speaking, kita bisa memilih kata yang kita kuasai. Tapi saat listening, kita tidak bisa mengontrol kata apa yang akan kita dengar.

Jika banyak kosa kata yang belum dikenal, otak akan tertinggal dan akhirnya kehilangan konteks pembicaraan.

4. Kurang Latihan Listening Aktif

Banyak pelajar lebih sering:

  • membaca

  • mengerjakan soal grammar

  • latihan speaking terbatas

Listening sering jadi bagian yang jarang dilatih secara serius, padahal kemampuan ini butuh pembiasaan rutin.

5. Otak Harus Bekerja Lebih Cepat

Saat listening, otak harus:

  • mendengar

  • mengenali bunyi

  • memahami arti

  • menyusun makna

Semua itu terjadi dalam hitungan detik, tanpa bisa mengulang seperti saat membaca. Inilah yang membuat listening terasa melelahkan.

Cara Membuat Listening Jadi Lebih Mudah

Beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan:

  • Dengarkan audio pendek tapi rutin

  • Ulangi audio yang sama beberapa kali

  • Jangan fokus ke semua kata, tangkap intinya saja

  • Biasakan dengan berbagai aksen

Dengan latihan konsisten, telinga akan semakin peka dan terbiasa.

Kesimpulan

Listening Bahasa Inggris terasa lebih sulit karena kita tidak bisa mengontrol kecepatan, kosa kata, dan cara bicara lawan bicara. Tapi kabar baiknya, listening adalah skill yang sangat bisa dilatih. Semakin sering kamu terpapar Bahasa Inggris, semakin mudah otakmu memahami percakapan.

Jadi, jangan menyerah kalau belum paham 100%. Terus latihan, dan hasilnya akan terasa.



📞 Kontak dan Informasi

Ingin belajar Bahasa Inggris dengan metode yang mudah dipahami, santai, dan efektif? Kami siap membantu kamu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris untuk sekolah, kerja, maupun kebutuhan sehari-hari.


📱 WhatsApp: 0813-2597-9836

📸 Instagram: @ntcenglish_yogyakarta

🌐 Situs Web: www.ntckursusinggris.com


📌 Hubungi kami sekarang untuk informasi kelas, jadwal belajar, dan promo menarik!

Posting Komentar

0 Komentar

banner
www.bukakabar.com www.bariskabar.com