Kenapa Kita Sering Tahu Artinya, Tapi Lupa Saat Harus Bicara?
Pernah menemukan sebuah kata bahasa Inggris dan langsung berpikir, “Oh, aku tahu kata ini!”
Tetapi beberapa menit kemudian ketika ingin menggunakannya dalam percakapan, kata tersebut justru hilang dari ingatan?
Fenomena ini sangat umum terjadi ketika belajar bahasa.
Salah satu alasannya adalah karena kita terlalu sering belajar vocabulary secara pasif.
Misalnya, menghafalkan daftar kata:
beautiful = cantik
improve = meningkatkan
opportunity = kesempatan
Kita mungkin bisa mengingat artinya ketika melihat kata tersebut. Tetapi belum tentu kita langsung bisa menggunakannya ketika berbicara.
Vocabulary Harus Dipakai
Coba ubah cara belajarnya.
Daripada hanya menghafalkan opportunity = kesempatan, buat kalimat sendiri:
“This opportunity is important for me.”
Kemudian gunakan kata tersebut lagi di hari berikutnya.
Semakin sering sebuah kata digunakan dalam berbagai konteks, semakin mudah pula kata tersebut tersimpan dalam ingatan.
Cara lainnya adalah mempelajari frasa, bukan hanya satu kata.
Misalnya, daripada hanya menghafalkan kata interested, kamu bisa mempelajari frasa:
“I’m interested in...”
Dengan begitu, kamu tidak hanya mengetahui arti sebuah kata, tetapi juga mengetahui bagaimana menggunakannya.
Jangan Kejar Ribuan Kata Sekaligus
Kamu tidak harus menghafalkan 50 kata baru setiap hari.
Lima kata yang benar-benar kamu pahami dan gunakan bisa lebih bermanfaat daripada puluhan kata yang hanya dihafalkan lalu dilupakan.
Kalau ingin meningkatkan kemampuan vocabulary sekaligus speaking, kamu bisa mempertimbangkan program Speaking di NTC Jogja.
![]() |
| Kursus Bahasa Inggris Jogja | 0858-5636-2225 |
Intinya sederhana:
Vocabulary yang hanya disimpan di kepala belum tentu membantu. Vocabulary yang digunakan akan menjadi kemampuan.

0 Komentar